LightBlog

Meskipun hampir selalu tampil di film2 "kelas dua" dan berbujet rendah, Scott Adkins selalu menampilkan performa laga yang sangat...

Scott Adkins VS Marko Zaror

Meskipun hampir selalu tampil di film2 "kelas dua" dan berbujet rendah, Scott Adkins selalu menampilkan performa laga yang sangat luar biasa menghibur para penonton . Tak salah jika masyarakat ada yang menyebutnya sebagai The Next JCVD. Adkins juga semakin memantapkan diri sebagai bintang laga yang memiliki keahlian beladiri kumplit.

Dalam beberapa filmnya Adkins sering dimunculkan dan berhadapan dengan tokoh antagonis yang juga tak kalah mumpuni dibandingkan dirinya. Ya, kamu benar. Dia adalah Marko Zaror. Sungguh keduanya suatu perpaduan yang sangat indah. Masih ingat scene berikut ini dari film yang mana? Yak, Benar, Savage Dog.

Zaror yang makin bersinar lahir di Santiago, Chile, dan kini tinggal di Los Angeles, California. Dia memulai berlatih bela diri saat berusia enam tahun. Olahraga utama yang ditekuninya adalah Taekwondo dan Kickboxing. Zaror tercatat muncul di beberapa film aksi berbahasa Spanyol, termasuk di antaranya Chinango dan Kiltro, dan pernah menjadi stuntman untuk Dwayne "The Rock" Johnson dalam film The Rundown di 2003. Pada tahun 2010 ia bermain sebagai tahanan pejuang Kolombia yang haus darah Raul "Dolor" Quinones dalam film Undisputed III: Redemption, yang merupakan film Amerika pertamanya dan pertama kali pula dia berbicara menggunakan bahasa Inggris dalam sebuah film.

Dalam film Machete Kills (besutan 2013), Zaror -yang kini digelari sebagai "The Latin Dragon" berperan sebagai rekan penjahat utama Luther Voz (diperani Mel Gibson), dengan "Zaror" sebagai nama karakternya. Ia juga terlihat muncul sebagai salah satu finalis kompetisi MMA di film bollywood berjudul Sultan.

0 comments: