OnePride MMA :Sebanyak tujuh petarung One Pride Mixed Martial Arts akan bertolak ke Singapura pada 15 Januari 2017 mendatang. Dalam kesempatan tersebut, mereka bakal bertanding dengan beberapa petarung dari Singapore Fighting Championship, UFC 208: Holm VS Randamie, UFC 200 : Miesha Tate VS Amanda Nunes

Oblique Kick

Kamu pasti sering melihat Jon Jones –Petarung UFC yang baru saja merebut kembali sabuk Light Heavyweight Champion dari rival terberatnya, Daniel Cormier, menggunakan tendangan push-kick to the knee, atau biasa disebut sebagai “oblique kick” sebagai cara untuk menjaga lawannya agar tetap dalam jangkauan aman-nya. Sebagian orang menganggap cara ini sangat efektif. Tetapi sebagian lainnya berpendapat teknik tersebut berpotensi menciderai lutut lawan dan karenanya mereka menentangnya untuk digunakan dalam tarung MMA. Tendangan tersebut seharusnya dianggap illegal kick. Entahlah, paling tidak itu menurut Quinton Rampage Jackson.

Kekuatiran ini menjadi diskusi tersendiri dan se-akan2 cidera lututyang ditimbulkan melebihi resiko dari sebuah tendangan ke kepala. Faktanya, cidera lutut membuat seorang petarung tidak bisa bertanding dalam jangka waktu yang lebih lama dari pada gegar otak. Dalam jangka panjang, trauma di kepala menjadi perhatian yang lebih besar, namun dalam jangka pendek cidera lutut jauh lebih berpengaruh terhadap kemampuan Petarung untuk bertahan hidup.

Brain damage dalam combat sport membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk memberi dampak kerusakan yang signifikan (kecuali jika kamu terpukul KO setiap hari – lol), dan konon tidak semua kerusakan otak bersifat permanen – bahkan akibat dari pukulan atau tendangan yang keras sekalipun.

Pernah dengar petinju Thailand, memiliki kode etik untuk tidak saling menendang lutut lawan karena mereka sadar akan risiko cidera yang ditimbulkannya bisa membuat karir si Petinju berakhir?


Leave a respond

From Admin

welcome to mmaindonesia.net. Some of you may be familiar with this blog. And we were quite inactive for a while due to our activities. Now the blog is a bit more from our own personal point of view. If we only relied on copy-pasting others’ contents back then, our posts now will be mostly coming from the admins. Once again of course every opinion here is only from an MMA fan’s humble perspective – not as a practitioner, neither supported by sponsors. TPIFC (TPI Fighting Championship) –the first Indonesian MMA event aired since June 2002 – Jan 2005, remains being this blog’s focus.