LightBlog

Beberapa waktu lalu, International MMA Federation ( IMMAF ) dan World Mixed Martial Arts Association (WMAA) mengumumkan penggabungan d...

Penggabungan IMMAF dengan WMMAA


Beberapa waktu lalu, International MMA Federation (IMMAF) dan World Mixed Martial Arts Association (WMAA) mengumumkan penggabungan diantara keduanya demi mewujudkan persatuan dalam olahraga MMA.

Perjanjian penggabungan disepakati keduanya pada tanggal 16 Januari 2018, dan telah disahkan oleh Majelis Umum masing-masing pihak pada 25 Maret dan 10 April 2018.

Hal tersebut merupakan kunci penting dalam setiap penawaran yang dilakukan oleh MMA karena nantinya hanya ada satu aplikasi yang diajukan kepada Global Association of International Sports Federation (GAISF - sebelumnya disebut sbg SportAccord). Sesuai kriteria GAISF, hanya ada satu aplikasi yang bisa diajukan untuk setiap cabang olahraga sehingga penggabungan tsb diharapkan dapat meningkatkan kualitas penawaran olahraga MMA.

Perjanjian tsb juga memperkuat aplikasi MMA dgn memenuhi jumlah anggota federasi yg dapat diakui oleh kementerian olahraga maupun komite olimpiade nasional.

Presiden IMMAF, Kerrith Brown, menyatakan :
Penggabungan WMMAA dan IMMAF telah disetujui oleh seluruh anggota dari kedua organisasi demi perbaikan olah raga MMA. Selain memperkuat posisi tawar MMA pada gerakan olimpiade, hal tsb juga menguntungkan anggota kedua organisasi termasuk kejuaraan dan acara, pendidikan dan pelatihan yg terintegrasi serta aset yg terkonsolidasi sehingga pertumbuhan bisa ditingkatkan.

IMMAF dan WMMAA tentu menjadi lebih berdaya dgn adanya perjanjian ini dan kami berterima kasih kepada para anggota atas kepemimpinan yg visioner dalam meratifikasi perjanjian tsb.

Presiden WMMAA Vadim Finkelchtein juga menambahkan :

Saya percaya bahwa penggabungan ini akan mendorong perkembngan global olahraga MMA dan memberi pengaruh positif bahkan di negara yg masih melarang olahraga MMA. Menyatukan kekuatan akan memberi kita kesempatan agar MMA diakui pada setiap level resmi dan akhirnya berpartisipasi di Olimpiade.Saya bersyukur bahwa organisasi kami memiliki tujuan dan visi yg sama yaitu agar MMA dapat menjadi salah satu cabang pada Olimpiade 2024-2028. Hal ini tidak mungkin terjadi tanpa kerjasama yg tentu akan menguntungkan cabang olahraga ini.
Jangan lupa, KOBI juga resmi bergabung beberapa bulan yang lalu dan menjadi anggota ke 14 dari Asia. One Pride MMA, selaku kompetisi yang dinaungi KOBI, pun mendapatkan pengakuan dari IMMAF. Mereka menyatakan One Pride merupakan kompetisi MMA terbesar di Indonesia karena sudah menggandeng 70 klub MMA dan lebih dari 400 atlet dari seluruh Indonesia.










Penasaran dengan IMMAF? Silakan cek di sini.
Untuk WMMAA, silakan lihat di sini.

Sumber : fightnetwork.com, immaf.org,

0 comments: