LightBlog

Ini sebuah renungan bagi anda yang sudah kecanduan menonton tayangan combat sport macam Tinju, Tarung bebas, MMA dan sejenisnya. Tak ber...

Hukum Menonton Tinju (dan MMA?)



Ini sebuah renungan bagi anda yang sudah kecanduan menonton tayangan combat sport macam Tinju, Tarung bebas, MMA dan sejenisnya. Tak bermaksud mengatakan ini haram atau halal, coba deh simak tulisan berikut ini :

Atas pertimbangan bahwa Islam mengajak kepada perkara yang baik bagi manusia dan melarang perkara yang buruk bagi manusia sebagaimana Allah Ta’ala melarang kita untuk menjerumuskan diri dalam bahaya dan keburukan, maka para ulama sepakat menyatakan bahwa pertandingan olahraga tinju hukumnya haram.

Syaikh Abdul Aziz bin Baz mengatakan: “pertandingan tinju dan adu banteng termasuk hal yang diharamkan dan merupakan kemungkaran karena di dalam pertandingan tinju terdapat banyak sekali bahaya dan resiko yang besar. Demikian juga adu banteng, termasuk perbuatan menyiksa hewan tanpa hak. Adapun olahraga gulat bebas, yang di dalamnya tidak terdapat bahaya dan gangguan bagi pelakunya, juga tidak membuka aurat, maka tidak mengapa. Berdasarkan hadits mengenai gulatnya Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam dengan Yazid bin Rukanah dan Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam mengalahkan Yazid (HR. Abu Daud, no. 4078)

Hukum asal dari pertandingan ini adalah mubah, kecuali yang diharamkan oleh syariat. Dan Majma Fiqhil Islami yang juga sejalan dengan Rabithah Alam Islami (Muslim World League) telah menetapkan haramnya pertandingan tinju dan adu banteng sebagaimana telah dijelaskan di atas” (Fatawa Ibnu Baaz, 4/441)

Pertandingan tinju itu haram dalam syariat Islam. Namun perlu dibedakan antara dua jenis tinju:

Pertama: jenis tinju untuk latihan fisik yang digunakan pelindung badan yang bisa melindunginya ketika latihan tanding, maka ini tidak mengapa.

Kedua: jenis tinju seseorang mendedikasikan diri dalam olah raga tinju dan menjadikannya sebagai profesi, yang dalam pertandingannya ia memukul wajah lawannya, menyakitinya atau menjatuhkannya, maka ini dilarang.

Lalu bagaimana dengan anda? Masihkah anda menonton tayangan MMA –yang notabene jauh lebih keras dan brutal dibandingkan Tinju? Coba dibaca dan diresapi dengan baik tulisan di atas sebelum berpikir lebih jauh. Wallahu A'lam Bishawab.

Pernyataan MUI tentang olahraga Tinju - baca di sini.


Disarikan dari sini.
Gambar diambil dari sini dan sini.

2 comments:

Sulaimann said...

Menarik...

r munadji said...

ada tanggapan pak haji sulaimann